Konferensi Lingkungan Hidup di Bali
Posting Oleh : Admin [December 18, 2007 - 6:27 pm]
Saat ini Pemerintah Daerah Bali dan juga Pemerintah Indoensia tengah mempersiapkan untuk menyelenggarakan United Nation Climate Change Conference yang disingkat menjadi UNCC Conference di Bali pada tanggal 3 -1 4 Desember 2007 di Nusa Dua. Konferensi ini akan mendiskusikan tentang langkah - langkah yang harus diambil untuk menyelamatkan kerusakan lingkungan baik yang terjadi di Indonesia ataupun di negara lainnya. Aksi yang ditempuh ini merupakan langkah serius mengingat kerusakan linkungan di dunia sudah menjadi semakin parah sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan iklim dunia. Pemerintah memperkirakan
akan menghabiskan dana sekitar Rp14 milliar untuk mengadakan konfrensi ini. Penyelenggaraan pembukaan konferensi ini akan ditempatkan di GWK sebelah utara Jimbaran, yang merupakan tempat yang tepat yang dapat menampung ribuan delegasi.
Banyak usaha yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mensukseskan konfrensi ini. Pengaturan konferensi sendiri harus dilaksanakan dengan sangat serius mengingat event ini penting untuk mendongkrak kredibilitas keamanan dan menjadikan Bali kembali menjadi tujuan wisata utama Indonesia. Seperti contohnya area Nusa Dua nantinya akan menggunakan keamanan superketat yang dikawal dengan personel PBB, begitupun juga Bandara Internasional Ngurah Rai. Kedatangan dan keberangkatan penerbangan di Ngurah Rai juga harus diatur sangat tertib mengingat sampai sekarang Ngurah Rai menerima sekitar 4,000 penumpang setiap harinya, dan masih banyak sekali penumpang yang protes akibat tidak mendapatkan penerbangan baik keluar ataupun ke Bali. Pengaturan GWK sebagai tempat diselenggarakannya konfrensi juga harus sangat diperhatikan, mengingat di bulan Desember musim hujan telah mulai dan biasanya angin kencang menyertai hujan tersebut.
Untuk akomodasi bagi delegasi konferensi dan non delegasi akan berpusat di Nusa Dua, Jimbaran, Sanur dan juga Kuta yang jumlahnya sekitar 10.000 orang. Semua hotel di kawasan ini sudah penuh mulai 03 Desember hingga 14 Desember 2007. Untuk menghindari ketiadaan kamar hotel bagi wisatawan lainnya, maka disarankan untuk berlibur di daerah wisata lainnya di Bali seperti Legian, Seminyak, Ubud, Candidasa dan Singaraja. Atau bila wisatawan yang ingin berlibur ke Bali pada periode tersebut, kami sarankan untuk mengubah tanggal kunjungan sebelum atau sesudah konfrensi berlangsung, sebab hotel-hotel terutama di daerah Nusa Dua, Tanjung Benoa, Kuta, dan Sanur sudah penuh dan penerbangan ke Bali juga akan sangat sibuk.
akan menghabiskan dana sekitar Rp14 milliar untuk mengadakan konfrensi ini. Penyelenggaraan pembukaan konferensi ini akan ditempatkan di GWK sebelah utara Jimbaran, yang merupakan tempat yang tepat yang dapat menampung ribuan delegasi.
Banyak usaha yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mensukseskan konfrensi ini. Pengaturan konferensi sendiri harus dilaksanakan dengan sangat serius mengingat event ini penting untuk mendongkrak kredibilitas keamanan dan menjadikan Bali kembali menjadi tujuan wisata utama Indonesia. Seperti contohnya area Nusa Dua nantinya akan menggunakan keamanan superketat yang dikawal dengan personel PBB, begitupun juga Bandara Internasional Ngurah Rai. Kedatangan dan keberangkatan penerbangan di Ngurah Rai juga harus diatur sangat tertib mengingat sampai sekarang Ngurah Rai menerima sekitar 4,000 penumpang setiap harinya, dan masih banyak sekali penumpang yang protes akibat tidak mendapatkan penerbangan baik keluar ataupun ke Bali. Pengaturan GWK sebagai tempat diselenggarakannya konfrensi juga harus sangat diperhatikan, mengingat di bulan Desember musim hujan telah mulai dan biasanya angin kencang menyertai hujan tersebut.
Untuk akomodasi bagi delegasi konferensi dan non delegasi akan berpusat di Nusa Dua, Jimbaran, Sanur dan juga Kuta yang jumlahnya sekitar 10.000 orang. Semua hotel di kawasan ini sudah penuh mulai 03 Desember hingga 14 Desember 2007. Untuk menghindari ketiadaan kamar hotel bagi wisatawan lainnya, maka disarankan untuk berlibur di daerah wisata lainnya di Bali seperti Legian, Seminyak, Ubud, Candidasa dan Singaraja. Atau bila wisatawan yang ingin berlibur ke Bali pada periode tersebut, kami sarankan untuk mengubah tanggal kunjungan sebelum atau sesudah konfrensi berlangsung, sebab hotel-hotel terutama di daerah Nusa Dua, Tanjung Benoa, Kuta, dan Sanur sudah penuh dan penerbangan ke Bali juga akan sangat sibuk.
![]()




